Joki 3in1

Udah lama postingan tema joki 3in1 ini ngejogrog di daftar draft post karena belom sempet ngerampungin. Jadi begini, setiap harinya kan aku ke kampus dari rumah sekitar jam 7 pagi, yang mana jam 7-10 pagi di Sudirman-Thamrin kan berlaku jam 3in1, nah pas banget klo ke kampus tuh  pasti aku lewat Sudirman, jalur terdekat rumah-salemba.  Mulai dari jalan Pakubuwono itu setiap harinya aku pasti disuguhin pemandangan banyaknya joki 3in1 yang mengacung-acungkan tangannya kesetiap mobil pribadi yang lewat. Yang jadi concern aku tuh, pada joki “paket hemat: bayar satu dapet 2” yaitu joki perempuan dengan menggendong anak kecil yang bisa disewa sama orang yang cuma sendirian di dalem mobil biar jadi bertiga. Haduuuuh aku tuh ngeliatnya gemes banget deh, bukan gemes sama anaknya yah, tapi gemes sama entah ibunya, tantenya, neneknya, kaka perempuannya, tetangganya, bahkan bisa jadi mbak susternya si anak kecil itu, rasanya pengen aku unyel-unyel pake knalpot kepalanya kasih tau mereka yang ko yah tega-teganya mereka memanfaatkan para bayi newborn–balita mereka untuk kepentingan pribadi yang keuntungannya menurutku gak seberapa dibanding dengan risiko yang tinggi yang didapat. 

Untitled

Beginilah gambaran joki 3in1 “paket hemat”

Risiko tinggi mulai dari polutan berbahaya seperti timbal dari hasil pembakaran BBM kendaraan yang harus anak-anak kecil itu hirup setiap harinya, padahal kan paru-paru mereka masaih bersih, klo para emaknya sih mau menghirup asep polutan itu langsung dari corong knalpot mobil setiap hari juga ya terserah lah yah, but hey, seems you would put at risk a cancer cell disease to your kiddo’s clean lung, b****! Aku aja yang udah besar gini rasanya gak rela tiap hari ngisepin polutan dari kendaraan beremisi yang aku reduksi sedikit dengan memakai masker, tapi itupun wallahu’alam paru-paru aku bebas polutan apa engga. Risiko yang lainnya, peluang terjadinya kecelakaan lalu lintas, walaupun mungkin percentage terjadinya kecil, tapi bukankah lebih aman klo mereka dirumah aja? Risiko lain lagi kriminalitas yang bisa aja terjadi di dalam mobil yang menyewa mereka, who knows somebody’s intention behind the usual transaction, right? Entah itu penculikan, pemerkosaan, atau bahkan pembunuhan ih naudzubillahi mindzalik.

Aku miris banget ngeliatnya setiap hari, sedih melihat nasib para bayi yang digendong joki tersebut, wajah polos mereka seakan mengatakan bahwa bukan seperti ini hak hidup yang seharusnya mereka dapat dari para “ibu” mereka. Potret sebagian bangsa Indonesia ini, merupakan cerminan bahwa dibalik peraturan pemerintah untuk sebuah keteraturan, pasti ada “celah” akibat yang bisa ditimbulkan. Joki 3in1 ini muncul sebagai akibat dari peraturan 3in1 untuk mengurangi kemacetan, tapi nyatanya peraturan ini tidak berjalan baik, macet masih terjadi malahan mobil-mobil berpenumpang kurang dari 3 orang bisa dengan santai menggunakan jasa para joki untuk sekedar “menunaikan” kewajiban berkendara 3 orang dalam satu mobil sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. jumlah mobil yang beroperasi jam operasional 3in1 tidak berkurang dengan adanya peraturan itu. Jadi intinya tujuan dari peraturan 3in1 ini tidak tercapai dan justru menimbulkan akibat lain yaitu maraknya joki 3in1 yang malah menimbulkan kemacetan karena banyaknya mobil yang berhenti tiba-tiba untuk menaikkan si joki itu.

CLD joki 3in1

Causal Loop Diagram Joki 3in1 dalam permasalahan Kemacetan

Klo di mata kuliah system dynamic yang aku dapet di kampus *yang dosennya dosen favourite sekelas* permasalahan kemacetan Jakarta dan joki 3in1 sebagai akibat adanya peraturan 3in1 ini bisa digambarkan dalan causal loop diagram seperti ini:

Jadi maksud Causal Loop Diagram di samping ini adalah:

#Permasalahan kemacetan lalulintas di Jakarta

1. Banyaknya orang yang naik mobil, menyebabkan meningkatnya (+) kemacetan lalu lintas.

2. Meningkatnya kemacetan lalu lintas,  menyebabkan meningkatnya keperluan untuk membuat jalan baru.

3. Peningkatan keperluan membuat jalan baru, menyebabkan meningkatnya pembangunan jalan baru.

4. Meningkatnya pembangunan jalan, menyebabkan meningkatnya panjang jalan.

5. Meningkatnya pajang jalan, menyebabkan banyak orang yang naik mobil lagi.

#Kasus Joki 3in1:

1. Di dalam loop berbeda, meningkatnya kemacetan lalu lintas,  menyebabkan adanya peraturan 3in1.

2. Adanya peraturan 3in1, menyebabkan timbulnya joki 3in1.

3. Adanya joki 3in1, menyebabkan meningkatnya kemacetan lalu lintas lagi karena banyaknya mobil yang berhenti untuk menaikkan si joki.

Ini yang dinamakan pemikiran masalah sebagai sebuah sistem yang saling berkaitan antara subsistem yang membentuk sebuah sistem, sering juga disebuh systems thinking.

Semoga para pembuat keputusan di negeri ini, mampu berfikir seperti systems thinking ini yang melibatkan kedinamisan sebuah permasalahan, sebelum membuat peraturan, sehingga efek-efeknya kemudian sudah dapat diprediksi dan diperhitungkan. Seperti timbulnya para joki 3in1 ini sebagai dampak negatif dari adanya peraturan 3in1, yang menurutku juga gak tercapai goalnya. Dan semoga anak2 Indonesia bisa meningkat kualitas hidup dan kesehatannya, and please notice: to all parents, please be respect to our child’s human right! Children were born to be happy, to be smart, to be healthy, to be better future in this world. Don’t ruin their future and dreams using our ego!

Categories: Indonesia, Kuliah, Life, Problem | Tags: , , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: